Advertisement
Advertisement
Episode 24 Part 1
All images credit and content copyright: Hunan TV

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Mr. Mermaid Episode 24 Part 2

Di QK.Video Yun Duo sedang menulis sesuatu di buku catatannya. Tiba-tiba perkataan guru yang memberitahu Yun Duo bahwa wawancara ekslusif Tang Yibai akan diberhentikan jika penontonnya terus menurun terngiang dipikirannya.
Yun Duo berkata kepada dirinya sendiri “apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku memberitahu Cheng Mei tentang masalah ini? Tapi wawancara ini bukan pekerjaanku lagi. Apa Cheng Mei akan berpikir aku terlalu ikut campur dengan pekerjaannya?”.

Yun Duo kembali melamun. Rekan kerja Yun Duo datang dan dan memberitahu temannya bahwa dia mendapat telpon untuk mewawancarai atlet selancar angin yang bernama Qiao Jing, dia masih banyak pekerjaan dan meminta bantuan temannya untuk menghandle wawancara tersebut. Yun Duo mendengar dan melihat percakapan mereka.
Temannya mengatakan bahwa dia tidak bisa melakukan wawancara itu karena masih banyak pekerjaannya yang belum selesai, rekan kerjanya mengeluh dan tidak tau harus berbuat apa. 

Tiba-tiba Yun Duo menawarkan diri untuk melakukan pekerjaannya karena belakangan sector hiburan tidak terlalu sibuk, sehingga bisa membantu pekerjaan temannya. Yun Duo emminta informasi untuk wawancaranya dan akan mengerjakan semuanya dirumah.
Rekannya masih tidak percaya kalau Yun Duo ingin membantunya dan meyakinkannya kembali. Yun Duo menegaskan keputusannya dan membaritahunya kalau dia menolak bantuan Yun Duo, dia akan meneysalinya.
Rekannya sangat berterima kasih dan bilang bahwa dia akan mentraktir Yun Duo, setelah itu dia langsung pergi. Diam-diam Lin Zi mendengar percakapan mereka.

Di tepi danau, Yun Duo dan Lin Zi terdiam dan melihat sekeliling danau, seperti ada yang mereka ingat tentang di danau tersebut. Kemudian Yun Duo bilang bahwa temapt itu masih tetap sama meski dia sudah lama tidak datang ke danau itu. Lin Zi bertanya “apakah sebelumnya kau pernah datang ke tenpat ini?”.
Yun Duo : untuk apa kau mengikutiku kemari? Aku datang kemari untuk menyendiri, makanya aku menawarkan diri untuk membantu mereka dank au telah merusaknya.
Lin Zi : kau belum menjawabku. Apa sebelumnya kau pernah datang kemari?
Yun Duo : aku datang kemari 4th yang lalu bersama teman-temannku.
Lin Zi : empat tahun yang lalu? Apa kau tenglam di tempat ini?
Yun Duo : ya. Tempat ini memberikan perasaan yang istimewa bagiku
Kilas balik ditunjukkan.
Seorang anak kecil sedang bermain bola bersama adiknya, sang kakak menendang bola itu dan menyuruh si adik untuk mengambilnya, karena menendang bolanya terlalu jauh, sehingga bola itu masuk ke danau, mereka bersusaha mengambil bola tersebut tapi tidak bisa.
Kemudian Yun Duo dan temannya sedang berjalan di sekitar danau, Yun Duo melihat kakak beradik tersebut sedang berdebat, lalu dia menghampiri mereka dan bertanya apa yang terjadi, mereka mengatakan bahwa bolanya masuk ke danau, Yun Duo melihatnya dan sejenak terdiam.
Yun Duo pun membantu mereka untuk mengambil bola, Yun Duo mulai turun ke danau, dia tidak tahu bahwa danau tersebut sangat dalam, tiba-tiba dia terpeleset dan tenggelam karena tidak bisa berenang. Kilas balik berakhir.

Setelah mendengar cerita Yun Duo, Lin Zi mengatakan bahwa apa yang dialami Yun Duo sangat menyeramkan, dan menyimpulkan bahwa orang yang pernah tenggelam biasanya trauma dan takut akan air, Lin Zi bertanya “kenapa kau terlihat begitu bersemangat?”.
Yun Duo : biar kuberitahu kau sebuah rahasia. Sebenarnya, aku datang kesini untuk melihat jika aku bertemu dnegan pangeran duYun Duog yang telah menolongku. Aku tidak takut jika teringat kembali akan hal itu. Aku bahkan merasakan perasaan yang aman. Jika aku dapat bertemu dengannya disini, aku akan sangat berterima kasih padanya.

Kilas balik ditunjukkan saat Yun Duo mengatakan kepada Lin Zi bahwa dia putus asa karena tidak bisa menemukan penyelamat hidupnya, Yun Duo ingat bahwa penyelamatnya memakai pakaian putih. Lin Zi melihat foto Tang Yibai yang sedang menolong Yun Duo dalam 4th yang lalu, Lin Zi terlihat sangat kesal. Kilas balik berakhir.
Lin Zi mengatakan bahwa kejadiannya sudah sangat lama dan tidak akan mudah untuk menemukan orang itu. Yun Duo bilang “pertamanya, saat aku menjadi reporter magang tugas pertamaku adalah mewawancarai Qi-Ruifeng, saat itu aku tidak sengaja jatuh ke dalam kolam, waktu aku berpikir karirku akan berakhir, dan aku tidak sengaja bertemu dengan Tang Yibai. Setelah itu sekumpulan wawancara menarik bermunculan”.
Lin Zi : apa hubungannya dnegan Tang Yibai?
Yun Duo : semua yang terjadi memberitahuku bahwa tidak ada yang pasti di dunia ini. Aku percaya akan bertemu dengan pangeran duYun Duogku yang pernah menyelamatkanku waktu itu.
Lin Zi : terserah apa katamu, aku merasa kau seperti sedang membicarakan tentang Tang Yibai.
Yun Duo pun terdiam.

Tang Yibai, Qi-Ruifeng, Ming Tian dan Lingye sedang berlarian saling mengejar satu sama lain, mereka terlihat sangat bahagia dan tidak terlihat ada tekanan dalam latihan. Angin semakin kencang, Lin Zi membuka jaketnya dan memberikan jaketnya kepada Yun Duo, tapi Yun Duo menolaknya dan Lin Zi terus memaksanya.
Tiba-tiba Tang Yibai dan yang lainnya lewat dan melihat kedekatan Lin Zi dengan Yun Duo. Qi-Ruifeng sangat kaget melihat Yun Duo bersama Lin Zi, Tang Yibai kembali murung dan tak berkata apa-apa.

Kemudian Yun Duo mengahmpiri mereka dan bertanya “kenapa kalian ada disini?” Qi-Ruifeng mengatakan bahwa mereka datang untuk latihan selama 2hari 1malam. Lin Zi mengikuti Yun Duo.
Yun Duo : kalian datang kemari untuk latihan selama 2hr satu malam?
Qi-Ruifeng : itu karena aku kapten tim yang pintar. Aku luar biasa, bukan?
Yun Duo : apa kau melakukannya dengan sengaja? Kau menelpon aku…
Qi-Ruifeng : mana mungkin? Ini hanya sebuah kebetukan (Tang Yibai tak menghiraukan percakapan mereka, Ming Tian dan Lingye bingung harus berbuat apa).
Yun Duo : tapi perlengkapan renang disekolahmu adalah salah ssatu yang terbaik di Negara ini, kenapa kalian datang kemari untuk berlatih?
Ming Tian : dia merencanakan ini agar dia datap datang ke danau untuk sersenang-senang, aku tidak tahu bagaimana jalan pikiran Pelatih Wu dan Kepala Pelatih Yuan, dia yang mau tapi dia yang menyeret kita untuk ikut.
Qi-Ruifeng : aku hanya mencoba untuk menjadi orang baik, kenapa aku disalahpahami?
Yun Duo : apa tujuanmu?
Qi-Ruifeng : ada orang tertentu yang sedang murung, dan membuat seluruh tim menjadi tidak semangat. Sebagai kapten, aku harus melakukan sesuatu. Jadi, aku mebawa mereka untuk bersantai.
Dengan santainya Tang Yibai bilang bahwa dia ingin berjalan-jalan sendiri. Qi-Ruifeng meminta Tang Yibai untuk tidak berkeliaran karena takut Tang Yibai tersesat, Qi-Ruifeng merasa moment berkumpul seperti itu sangat jarang terjadi dan mengajak mereka untuk makan dan minum bersama. Ming Tian terlihat sangat senang dan setuju dengan apa yang sikatakan Qi-Ruifeng.
Tang Yibai mengatakan bahwa dia pernah ke danau itu empat tahun yang lalu dan sudah tahu jalan disana, jadi dia merasa tidak akan tersesat. Yun Duo sangat terkejut dan menghentikan Tang Yibai yang sedang berjalan dan bertanya “kau kemari empat tahun yang lalu?”. Tang Yibai hanya mengangguk “ya”.
Yun Duo terus melontarkan beberapa pertanyaan “apa kau ingat empat tahun yang lalu ketika…” tiba-tiba Lin Zi memanggil Yun Duo dan meminta Yun Duo untuk segera pergi karena masih ada wawancara yang harus diselesaikan hari itu juga “bukankah kau bilang tidak bleh terlambat?”. Yun Duo pun melihat jam tangannya dan berkata “aku harus pergi untuk wawancara”.
Tang Yibai dan yang lainnya heran kenapa Lin Zi menghentikan pertanyaan Yun Duo, Yun Duo pamit pergi dan menyemangati mereka untuk berlatih.

Saat melewati Tang Yibai, Yun Duo terlihat masih banyak pertanyaan yang ingin dia tenyakan kepada Tang Yibai dan terus melihat Tang Yibai dari kejauhan, tapi Tang Yibai hanya diam saja. Setelah mereka pergi, Qi-Ruifeng berkata kepada Tang Yibai “Tang Yibai, kenapa kau begitu bodoh? Tidak bisakah kau melihat kau sedang berada di tengah-tengah percakapan dengan Yun Duo?”.
Ming Tian : apa kalian menyadari awan hitam diatas kepala kak Tang Yibai semakin gelap?
Lingye : sepertinya kapten kita yang bijaksana kena batunya.

Di tempat wawnacara, Lin Zi sedang sibuk menyiapkan perlengkapan untuk wawancara, tapi Yun Duo masih bengong, para atlet pun bertanya-tanya dengan apa yang terjadi pada Yun Duo. Lin Zi pun meminta maaf kepada mereka dan pamit untuk berdiskusi sebentar.
Lin Zi membawa Yun Duo ke samping dan bertanya “ada apa? Keu begitu tidak focus. Apa Tang Yibai satu-satunya yang paling penting untuk diwawancarai, dan tidak ada yang lainnya?” Yun Duo menjawabnya dan meminta Lin Zi untuk memulai wawnacaranya.

Wawancarapun dimulai, Yun Duo terlihat kembali bersemangat saat mewawancarai para atlet. Tapi disisi laim, Lin Zi terlihat bengong dan terus memperhatikan Yun Duo.

Setelah wawancara selesai, Yun Duo dan Lin Zi berjalan dan membicarakan untuk wawancara di atas perahu, meraka akan naik di perahu yang berbeda untuk menjalankan tugasnya masing-masing. Tiba-tiba Lin Zi bertanya “kenapa kau peduli kepada Tang Yibai? Kau mempersiapkan begitu banyak untuk wawancara ini, begitu kau melihat Tang Yibai, kau menjadi kehilangan focus dan konsentrasi wawancara”.
Yun Duo : aku hanya mendengar Tang Yibai pernah kemari 4 tahun yang lalu, aku hanya berfikir mungkin dia orang yang menyelamatkanku. Aku benar-benar ingin menemukan orang yang menyelamatkan aku (Lin Zi terlihat seolah-olah dia yang menolongnya).
Lin Zi : apa yang akan kau lakukan jika kau menemukannya? Apa kau akan mencurahkan tubuhmu untuknya? Aku bisa melihat kau mulai membayangkan pangeran duYun Duog itu adalah Tang Yibai, kau hanya membuat dirimu alasan untuk menyukai dia (Yun Duo terdiam) kenapa? Apa tebakanku benar? Kau tersu bersikeras mencari orang asing dari 4 tahun yang lalu. Kau bahkan membayangkan dia sebagai pangeran duYun Duog, apa kau tahu siapapun akan melakukan hal itu? Tak ada orang yang tidak menolong saat mereka melihat orang yang hamper mati. Jika hari itu…. Dia melanjutkan perkataannya di dalam hati “Jika akulah yang bertemu denganmu hari itu bukankah akan bagus?”.
Yun Duo : bisakah aku berhenti bicara tentang hal itu? Kau benar, kita datang untuk bekerja dan kita haruss focus. Jadi mari kita membicarakan diluar topic ini, ayo kembali bekerja.
Yun Duo tidak ingin mendengarkan perkataan Lin Zi lagi dan pergi begitu saja, Lin Zi terlihat sangat kesan dan akhirnya pergi mengikuti Yun Duo.

Tang Yibai sedang melamun di tepi danau. Disisi lain Yun Duo dan Lin Zi sedang mewawancarai para atlet di danau, Yun Duo sangat bersikeras agar mendapat gambar yang lebih bagus, Lin Zi juga terus memperhatikannya.

Qi-Ruifeng dan yang lainnya menghampiri Tang Yibai dan meminta Tang Yibai untuk tidak tertekan karena sudah berlatih begiru keras, Qi-Ruifeng juga meminta Tang Yibai untuk tidak menyia-nyiakan perjuangannya untuk bisa bermain dan bersenang-senang.
Tang Yibai mengatakan bahwa dia tidak mau mengganggu liburan Qi-Ruifeng dan yang lainnya dan meminta mereka untuk kembali bermain tanpa Tang Yibai, setelah berkata seperti itu Tang Yibai langsung pergi. Ming Tian menghentikan Tang Yibai dan berkata “kak Tang Yibai, hari ini cerah. Jika kau tidak pergi main, kau telah menyia-nyiakan masa mudamu”.
Qi-Ruifeng : benar..
Tang Yibai : aku bersitirahat dulu, dan aku akan main nanti. (yang lain terlihat murung karena Tang Yibai tidak mau main bersama)

Yun Duo masih mengambil gambar para atlet, dia terlihat sempoyongan saat mengambil gambar karena perahunya sambil melaju. Tiba-tiba Yun Duo terjatuk ke danau, Lin Zi sangat panic dan langsung menye;am untuk menyelamatkan Yun Duo.
Tang Yibai juga melihat itu dan langsung masuk ke dalam danau, Lingye, Ming Tian dan Qi-Ruifeng kaget dan langssung berbalik, tapi usaha Tang Yibai sia-sia karena Lin Zi sudah lebih dulu menyelamatkan Yun Duo.

Tang Yibai basah kuyup dan menyesali karena tidak bisa menyelamatkan Yun Duo dengan cepat, Ming Tian, Lingye dan Qi-Ruifeng berada disamping Tang Yibai dan tidak tega melihat Tang Yibai seperti itu, saat Tang Yibai akan pergi, Qi-Ruifeng menghentikannya dan tak berkata apa-apa lagi karena Tang Yibai kembali berjalan tanpa menghiraukan Qi-Ruifeng.

Yun Duo sudah berganti pakaian, dia sangat berterima kasih kepada Lin Zi karena telah menyelamatkannya. Meski baru saja tenggelam, Yun Duo masih tetap membahas wawancaranya yang gagal tadi. 
Lin Zi bertanya “apakah kau sedih karena aku yang menyelamatkanmu dan bukan Tang Yibai?”. Yun Duo terlihat marah.
Yun Duo : apa yang kau katakan? Tentu saja tidak.
Lin Zi : jangan membohongi dirimu, hatimu berharap Tang Yibai yang menyelamatkanmu. Orang yang menyelamatkanmu 4 thaun yang lalu adalah Tang Yibai kan?
Yun Duo : bisakah kau berhenti menyebut Tang Yibai?
Yun Duo pun langsung pergi. Lin Zi berteriak kepada Yun Duo “bagaimana jika aku mengatakan kepadamu bahwa akulah yang menyelamatkanmu 4 tahun yang lalu?”. Yun Duo langsung terdiam dan tidak berkata appaun, tapi raut wajah Yun Duo tidak percaya kalau Lin Zi yang menyelamatkannya. Dia pun berbalik dan melihat Lin Zi dengan penuh pertanyaan.

Lin Zi menangis sambil berkata “bagaimana jika aku datang 4 tahun yang lalu ke tempat ini?. Hari itu, aku bertemu dengan seorang gadis. Dia meninggalkan dampak besar bagiku. Dia memakai gaun putiih. Dia tampak mempesona dibawah sinar matahari. Aku tahu apa yang terjadi kemudian, tapi dia jatuh ke dalam danau. Orang-orang di dermaga berterian minta bantuan. Pada saat itu, aku tidak emmikirkan apa-apa. Seperti hari ini, aku melompat ke air untuk menyelamatkannya. Kemudian, aku mengetahui dia baik-baik saja”. Yun Duo mulai berkaca-kaca.
Yun Duo : jadi orang yang menyelamatkanku adalah kau? (Lin Zi hanya diam saja sambil meneteskan air mata) apakah itu benar? Apa benar itu kau?
Lin Zi : maaf aku bukan pangeran duYun Duog yang kau harapkan.
Yun Duo semakin bingung dengan apa yang dikatakan Lin Zi, Yun Duo pun berteriak memanggil nama Lin Zi dan berlari mengikutinya.

Tang Yibai terlihat panic di depan rumah sakit, dia terus mondar-mandir kesana-kemari. Qi-Ruifeng bertanya “Tang Yibai, Yun Duo dirawat di rumah sakit tidakkah kau harus merawatnya?”.
Tang Yibai : tidak perlu, aku yakin Lin Zi akan merawatnya.
Qi-Ruifeng : berhenti keras kepala.
Ming Tian : kenapa sembarang pahlawan muncul untuk menyelamatkan gadis cantik? Itu sangat buruk (yang lain langusng melihar Ming Tian)
Qi-Ruifeng : ayo pergi, jangan pedulikan ini sekarang. Jika kau tak punya nyali, aku akan pergi denganmu mencari Yun Duo.

Saat Qi-Ruifeng akan pergi, Lingye menghentikannya dan menunjukkan Yun Duo dan Lin Zi sedang bersada di dalam taksi yang sama, disana Yun Duo terlihat sangat gembira dan asyik berbincang dengan Lin Zi. Tang Yibai sangat terpukul melihat kedekatan mereka.

Besoknya Tang Yibai terus berlari dan tak berhenti sedikitpun, dia terlihat tidak merasa lelah meski dari tadi tidak berhenti, bahkan Qi-Ruifeng dan Ming Tian pun sudah sangat kelelahan dan berhenti.
Ming Tian : kak Tang Yibai berlari begitu cepat, bahkan kakiku tidak bisa mengejarnya.
Qi-Ruifeng : benar. Meskipun dalam latihan lari, dia harus mengatir kecepatannya sendiri. Jika dia lari begitu cepat, dia akan kehabisan energy.
Ming Tian : menurutku kak Tang Yibai ingin berlari cepat agar masalahnya dari danau tidak bisa mengejarnya. Jangan bicara lagi, ayo kembali mengejarnya.
Mereka pun kembali berlari dan menemani Tang Yibai.

Di QK.Video, Yun Duo kaget karena  erat nadan Cheng Mei turun lagi, Cheng Mei mengatakan kalau Yun Duo ingin mencobanya boleh meminum minuman yang biasa di konsumsi Cheng Mei, Yun Duo pun meminumnya. Cheng Mei menertawakannya dambil berkata “yuk au sungguh berjodoh dengan air. Di wawancara yang lalu kau jatuh ke kolam, dan kali ini kau masuk ke danau”.
Yun Duo : jangan mengejekku. Oh iya, apa kau ingat bahwa aku memberitahumu aku mencari pangeran duYun Duog yang menyelamatkan aku?
Cheng Mei : ya.
Yun Duo : orang itu sebenarnya adalah Lin Zi.
Cheng Mei kaget dan tak percaya kalau benar Lin Zi yang telah menyelamatkan Yun Duo 4 tahun yang lalu dan berkata “jadi, Lin Zi adalah penyelamat yang terus kau bicarakan selama 4 tahun ini? Apa sekarang aku akan merasa berbeda terhadapnya?”.