Advertisement
Advertisement
Episode 5 Part 1

All images credit and content copyright: MBC


Yun Duo mengatakan kepada Cheng Mie bahwa dia (James Liu) adalah orang yang baik dan menemukan dompetku yang hilang. Yun Duo terhenti saat akan menyebutkan namanya, karena dia belum tahu siapa namanya, dan kemudian Yun DUO menanyakan namanya.
James Liu memperkenalkan diri dengan nama Lin Zi. Saat Yun Duo akan menyebutkan namanya, Cheng Mie bengong dan terus menatapa James Liu. Yun Duo membangunkan tatapannya dan bertanya “kenapa dari tadi kau menatapanya?”. Cheng Mie mengatakan bahwa dia tidak menatapnya. Dia menyuruh Yun Duo untuk fokus makan karena dia terlihat malu dengan James Liu.

Qi-Ruifeng sedang berlatih di depan kolam renang, tiba-tiba Yangyang datang dan Qi-Ruifeng Langsung berbalik dan berkata “kenapa kau menatapku seperti penuh kerinduan seperti itu? Itu sangat menakutkan?”.
Yangyang mengtakan bahwa dia tidak datang karena merindukannya, tapi datang untuk mengawasinya latihan. Tang Yibai membalasnya “kau gila? Kenapa kau mengawasiku” Yangyang meneruskan perkataannya “pelatih Yuan tahu bahwa kau dan Ouyang Feng tida menyukai ssatu sama lain, dia takut kau membuat masalah, jadi dia menyuruhku untuk mengawasimu”.
Yangyang menanyakan alasan kenapa Qi-Ruifeng tidak menyukai Ouyang feng padahal selama SMA mereka terlihat dekat dan bahkan satu Tim. Qi-Ruifeng mulai kesal dengan pertanyaan Yangyang yang menuju ke masa lalunya, Qi-Ruifeng pun pergi. Namun yangyang menghentikannya dan berkata “kenapa kau begitu sensitif?” Qi-Ruifeng mengtakan bahwa dirinya tidak sensitif tapi Yanyang yang selalu sensitif, dia membalikkan kenyataannya.
Yangyang : kau memang selalu kesal setiap kali aku menyebut nama Ouyang Feng dan marah padaku.
Qi-Ruifeng : untuk apa aku marah soal orang yang tidak berarti seperti dia? Aku kesal padamu, karena kau tidak bisa menemukan kacamata renang biruku, kacamata renang itu sangat penting bagitu, apa aku tidak boleh marah?
Qi-Ruifeng pergi dalam keadaan kesal, Yanyang menanyakan, kemana dia akan pergi?. Qi-Ruifeng marah-marah lagi “jangan mempedulikanku lagi, jika kau melakukannya lagi aku akan melampiaskan kekesalanku kepadamu”. Yanyang sangat kesal pada Qi-Ruifeng.

Kembali ke makan malam Yun Duo, Yun Duo meminta Lin ZI untuk tidak ssungkan jika ingin memesan makanan lagi. Cheng Mie terus memperhatikan Lin Zi yang sedang makan, karena penasaran akhirnya Cheng Mie memberanikan diri dan bertanya “apakah kau James Lin yang legendaris itu?” James Lin tersenyum dan mengatakan “kuberitahu kau ya, kau bukan orang pertama yang menanyakan hal itu padaku”.
Yun Duo menanyakan kebenaran hal itu pada Lin ZI, dia pun berkata kepada Yun Duo “bukankah kau akan membalas kebaikanku? Dan apakah kau serius saat mengatakannya?”
Yun Duo : tentu saja aku serius, aku tidak pernah menarik kata-kataku.
Lin ZI : jika kau memang serius, maka aku akan menganggapnya sungguhan.
Dia beralasan bahwa dirinya sudah lama menganggur dan membutuhkan pekerjaan, dia juga berpikir untuk masuk ke perusahaan dimana Yun Duo bekerja dan meminta Yun Duo untuk menjadi rekan kerja dan gurunya jika itu ada kesempatan. Eun Jae sangat terkejut “kau masuk ke perisahaan kami, dan aku menjadi gurumu?” dia mengangguk Ya.
Yun Duo tidak percaya dengan apa yang dikatakannya, karena Lin Zi terlihat seperti orang mapan dengan pakaian yang bagus jam tangan mahal dan semua yang dipakainya trelihat bermerk, Yun Duo benar-benar tiddak percaya kalau Lin Zi benar-benar pengangguran.
Lin ZI : kau salah paham, aku sengaja berpakaian seperti ini demi untuk mencari kerja, aku meminjam semua ini dari temanku.
Yun Duo : sungguh?
Lin ZI : baiklah, kau jangan mengganti topik. Kau bilang ingin membalas kebaikanku, kau tidak akan berubah pikiranmu sekarang, kan?
Yun Duo : aku bukan berubah pikiran, aku hanya ingin bilang kalau masuk perusahaan kami sangat tidak mudah. Lagipula aku hanya pekerja magang, aku sendiri masih berdiri di pinggir. Aku sendiri masih sulit melindungi diriku, apa kamu masih mau aku menjadi gurumu?
Yun Duo mengatakan, bahwa dirinya mengatakan yang sebenarnya dan meminta dia untuk tidak masuk ke perusahaannya, Lin Zi hanya tersenyum dan mengatakan kalau dia punya cara sendiri untuk bisa masuk ke perusahaannya. Yun Duo dan Cheng Mei penasaran dengan cara apa dia bisa masuk ke perusahaannya.

Lin Zi membayar makan malamnya bersama mereka, setelah itu dia kembali ke mejanya dan memberitahu mereka bahwa dia punya urusan dan harus pergi duluan. Dia juga memberitahu mereka bahwa makan malamnya sudah dibayar. Yun Duo menahannya dan berkata “kenapa kau membayar tagihannya? Bukankah kubilang, aku yang akan mentraktir. Kalau begini hutangku akan semakin banyak”.
Lin ZI : tidak apa-apa, semakin banyak hutangmu, itu semakin baik. Dengan begini, kelak saat aku meminta kau membayarnya, kau tidak bisa menolakku.
Yun Duo ingin mengtakan beberapa hal lagi, tapi Lin ZI terburu-buru dan pamit pergi.

Setelah James Lin pergi, Yun Duo bengong dan Cheng Mie memanggilnya “Yun Do... Yun Duo... kenapa dengan orang itu?” Yun Duo juga bingung dengan James Lin. Karena penasaran Cheng Min bertanya tentang kedekatan mereka. Yun Duo menggelengkan kepalanya, karena dia kenal hanya kebetulan dan baru beberapa kalin.

Di depan pintu utama stadion renang sudah banyak sekali reporter yang ingin mewawancara Tim Renang terutama Qi-Ruifeng, Ouyang dan yang lainnya. Yun Duo heran dengan apa yang dilakukan Qi-Ruifeng kali ini, karena banyak sekali reporter yang datang.
Kemudian Guru Sun bertanya kembali tentang empat bintang renang yang sangat terkenal, tentu saja Yun Duo masih ingat dan menyebutkan nama perenang terkenal itu satu persatu, Guru Sun memuji ingatan Yun Duo yang masih sangat bagus, kemudian dia memberitahu Yun Duo kenapa banayk reporter yang datang hari ini, karena ketua dari empat bintang terkenal itu akan datang, satu diantaranya adalah Ouyang Heng.
Yun Duo : bukankah dia dari universitas utara? Kenapa dia datang ke universitass selatan?
Guru Sun : karena ini adalah tradisi antara dua sekolah. Setia tahun mereka mengadakan sesi latihan gabungan, tujuannya adalah untuk mempromosikan  kompetisi yang bersahabat.
Guru Sun juga memberitahu bahwa Ouyang heng ini sangat misterius dan sampai saat ini belum pernah ada rerporter yang bisa mewawancarainya, reporter lain juga tidak ada yang tahu kontaknya dan kepribadiannya seperti apa.
Yun Duo menyimpulkan, jadi dengan kesempatan latihan gabungan ini untuk melihat apkah ada kesempatan untuk mewawancarai Ouyang Heng atau tidak. Guru Sun akhirya memuji tanggapan Yun Duo saat ini. Yun Duo mengatakan itu semua tidak berguna karena ada satpam yang menjaga pintu dan bahkan kita tidak bisa masuk. Guru Sun meminta Yun Duo untuk tidak cemas karena akan ada cara lain untuk bisa masuk dan mewawancarai Ouyang Heng.

Kedua Tim sedang latihan bersama, saat Tang Yibai sedang berlatih, tiba-tiba Ouyang Heng mengambil posisi kosong di samping Yibai, Ouyang berkata “41,55 detik, ini waktu terbaikmu dari latihan terbaikmu, aku sangat kecewa. Dibandingkan waktumu pada pertandingan pemasanan gabungan antara empat universitas olahraga di selatan sebelumnya. Kau lebih lambat 0,12 detik. Ada apa denganmu sebenarnay Yibai?”
Yibai tak mengatakan apapun kepada Ouyang. Oyang mengira kehadirannya akan membuat Yibai menjadi lebih baik, tapi malah sebaliknya dan semakin lemah. Kemudian Yibai menghentikan latihannya dan pergi menuju tempat latihan lainnya. Ouyang pun mengikuti Yibai pergi.

Ketika Ouyang sedng berjalan, dia menambrak Lingye dan tidak mengatakan kata maaf, Lingye kesal, dia memegang tangannya dan berkata “mau kemana? Setelah menabrak orang tidak perlu minta maaf ya?” anggota dari kedua tim langsung tertuju kepada mereka. Ouyang meminta Lingye untuk melepaskan tangannya karena dia harus bicara dengan Yibai. Lingye tidak mau melepaskannya dan Ouyang pun melepaskannya dengan sangat keras.
Kemudian Lingye memaksa Ouyang untuk meminta maaf atas kesalahannya, Tim dari ouyang pun langsung berhenti latihan dan menghampiri mereka.

DI luar stadion renang Qi-Ruifeng lewat untuk masuk ke stadion, semua reporter langssung tertuju padanya dan mengajukan banyak pertanyaan. Qi-Ruifeng tidak menjawab apapun, tiba-tiba dia melihat Yun Duo ada disana, dia pun menariknya ke samping dan bertanya “kenapa kau disini?”.
Yun Duo pun mengatakan bahwa universitas selatan dan utara sedang latihan gabungan jadi dia mencari kesempatan untuk bisa mewawancarai Ouyang Heng, tapi penjaga itu tidak akan membiarakannya masuk. Qi-Ruifeng menawarkan diri untuk membawanya masuk.
Ketika Qi-Ruifeng membawa Yun Duo untuk masuk, semua reporter berteriak dan mengikuti mereka, namun penjaga tetap tidak memperbolehkan media untuk masuk. Qi-Ruifeng marah dan mengatakan bahwa Yun Duo adalah temannya, dia juga meminta penjaga untuk minggir dan memberi jalan untuk masuk. Akhirnya penjaga itu pun memperblehkan Yun Duo masuk.

Suasana di tempat latihan semakin memanas, Yibai meminta Lingye untuk tenang dan tidak membuat keributan dengan mereka. Lingye mengatakan bahwa dia tidak membuat masalah karena Ouyang duluan yang menabraknya dna tidak meminta maaf.
Ouyang memasang wajah kesal dan sombongnya. Kemudian Qi-Ruifeng datang dan berteriak kepada Yibai “Yibai, lihat siapa yanng kubawa masuk kesini”. Qi-Ruifeng terkejut melihat semua orang sedang berkumpul dengan raut muka kesal. Yibai juga kaget melihat Qi-Ruifeng membawa Yun Duo masuk.
Qi-Ruifeng bertanya “apa mereka membuat masalah?” Lingye mengtakan bahwa Oyang mendorongnnya dan tidak mau meminta maaf, dia sama sekali tidak menghormato orang lain. Anggota Tim Ouyang mengatakan bahwa Lingye lah yang menghalangi jalan, kenapa kapten kami yang harus minta maaf? Lingye sangat kesal dan akan bertindak sesuatu, namun Yibai menghalanginya.
Qi-Ruifeng berteriak “TutUp pintu!!! Semua orang disini, aku belum menyapa kalian kan?” dia langsung mebuka jaketnya dan bersiap untuk menghajar Tim Ouyang. Yibai berusaha menghalangi mereka dan Yun Duo bersiap untuk mengambil gambar mereka. Kemudian Ouyang berteriak meminta anggotanya untuk mundur dan tidak bertindak apapun lagi.

Di tengah ketegangan mereka, Yun Duo mengambil kesempatan dan mulai mewawancarai Ouyang Heng dan memperkenalkan dirinya, Ouyang tak mengatakan apapun dan Yun Duo pun melanjutkan pertanyaannya tentang kejadian barusan yang dia lihat. Yibai menatap Yun Duo dan Yun Duo pun mengedipkan matanya dan tidak akan terjadi apa-apa.
Anggota tim Ouyang berkata kepada Tim Qi-Ruifeng “bukankah kami sudah bilang, tidak akan menerima wawancara apapun? Mengapa kalian membawa rerporter masuk ke dalam”.
Qi-Ruifeng : dia temanku, dan dia bukan reporter biasa, aku bisa membawanya masuk kapanpun aku mau, kenapa? Apa kalian tidak suka?
Yuin Duo : teman-teman jangan khawatir, aku reporter profesional. Aku akan melaporkan semua kejadian ini dengan jujur, aku pastikan tidak akan berat sebelah. Jadi tolong jelaskaan apa yang terjadi barusan?.
Ouyang akhirnya bicara meskipun tidak mengatakan yang sebenarnya terjadi “ini sebenarnya sebuah kesalahpahaman. Kedua sekolah kami berhubungan dengan baik dan tidak ada konflik apapun”. Yun Duo ingin menanyakan lebih mendalam, namun Ouyang langsung angkat bicara “baru saja, aku kebetulan bertemu murid itu dan tidak sempat minta maaf, begitulah kesalahpahamannya terjadi”.
Ouyang pun minta maaf kepada Lingye. Lingye menerima permintaan maaf tersebut dan sepertinya dia tidak mempermasalahkannya lagi. Kemudian Ouyang mengumumkan kepada Timnya untuk berkumpul di kolam renag 10 menit lagi dan jika ada yang terlambat hukumannya berenang 1500 meter. Yibai juga meminta teman-temannya untuk kembali latihan.

Ouyang bertanya kepada Yun Duo “apakah kau Yun Duo?” dia pun mengangguk Ya. Kemudian Yibai meminta Yun Duo untuk pergi dan mengikutinya. Sebelum Yibai membawanya, Ouyang berkata lagi “kau sangat pintar, aku akan mengingtamu”
Saat Oouyang akan pergi, Qi-Ruifeng menghentikannya dan berkata “pergi seperti ini bukan solusinya?” Ouyang pun bertanya “lalu seperti apa yang kau inginkan?”
Qi-Ruifeng : ayo bertanding. Aku ingin kau tahu, wilayah siapa ini.
Ouyang memintanya untuk melupakan semua itu, karena dia tidak pernah menganggapnay sebagai musuh. Dia pun langsung pergi begitu saja. Qi-Ruifeng juga pergi dari tempat latihan. Yun Duo bertanya-tanya, namun Yibai tida memberitahu sedikitpun tentang apa yang terjadi dengan mereka.

Yun Duo di antar oleh Yibai, Kemudian Yibai mengatakan bahwa hari ini beruntung ada Yun Duo di tempat latihan karena kalau tidak ada Yun Duo, dia tidak tahu akan seperti apa akhirnya. Yun DUO mengatakan jika tadi benar-benar ada perjelahian, dialah orang pertama yang akan melarikan diri.
Yibai mengatakan bahwa tadi Yun Duo cukup berani, karena gadis kecil berdiri di tengah-tengah kedua tim dan bersikap pura-pura bodoh “apa kau tidak takut, kalau mereka akan memukulmu?”
Yun Duo : itu karena kau ada disana, jika sungguh berkelahi, kau akan menghadang semua pukulan yang bertuju kepadaku.
Yibai : aku tidak sebodoh itu untuk melindungimu (sambil tersenyum dan terus berjalan)
Yun Duo : Hei, dimana rasa keadilanmu?
Yibai : maksudku, aku akan mengalahkan mereka sebelum mereka sempat menyerang.
Yun Duo : oh Ya, sepertinya kedua sekolah kalian tida akur.
Yibai : ada alasan dibalik itu. Duku tim renang universitas Nanyang dan Beijiang di bentuk di tahun yang sama, dan posisi renang terbaik secara nasional salah satu dari keduanya. Makanya kami tak saling menyukai, dan itu tidak bisa dihindari. Tapi secara keseluruhan , itu persaingan tida berbahaya.
Yun Duo : tapi saat Qi-Ruifeng dan Ouyang heng bersama tadi sangat tegang, kurasa tidak sesimple itu. Apa di masa lalu ada sesuatu yang terjadi di antara mereka?
Yibai belum menjawabnya dan hanya diam saja. Yun Duo pun mengerti dengan reaksi Yibai, dia pun langsung meminta Yibai untuk melupakan pertanyaannya kalau dia merasa tidak nyaman untuk menceritakannya. Yun Duo juga meminta Yibai untuk tidak khawatir karena dia tidak akan menyebarkan berita konflik antara dua sekola tadi di koran, karena dia sudah merasa cukup dengan mendapat rekamanan kedua Tim tadi.
Yibai meyakinkannya “apa ini tidak melanggra tugasmu sebagai reporter?. Yun Do menjelaskan bahwa Guru Sun pernah mengatakan bahwa tugas seorang reporter profesional adalah memberitahu semangat para atletik, konflik diantara mereka dianggap sebuah godip dan itu bukan pekerjaan kami “sebagai reporter yang baik, jika aku tidak melaporkan masalah ini, lebih baik menunjukkan profesionalismeku”.
Yibai : meskipun kau pendek, aku tak percaya betapa waspadanya dirimu.
Yun Duo : aku tidak pendek. Aku punya fisik yang standar.
Yibai : tapi dimataku, kau selalu orang pendek yang patut dilindungi (sambil meneglus kepala Yun Dui).
Yibai pun mengajak Yun Duo untuk segera pergi.

Di QK.Video, Yun duo sedang mencetak laporannya untuk diberitakan.

James Lin datang ke kaNtor QK.Video dengan penampilan yang berbeda dengan biasanya. Kemduian dia melihat Yun Duo berjalan dan menyapanya, Yun Duo kaget “kenapa kau kesini?”
James Lin : kenapa? Apa aku tak boleh datang kesini?
Yun Duo : benarkah? Kau serius saat mengtakan ingin bekerja disini?
James Lin : menurutmu?

Tiba-tiba direktur Liu datang dan menghampiri James Liu, dia terlihat sangat menghormati James Liu, Yun Duo heran dengan sikap direkturnya yang terlihat baik. Jmaes Liu merasa tidak nyaman dengan sikapnya karena dia takut ketahuan identitas yang sebenarnya oleh Yun Duo. Dengan ragu-ragu akhirnya James Liu menyapa direktur, seolah-olah dia adalah atasannya. Dan kemudian direktur mengajaknya masuk ke ruangan. Yun Duo masih bengong melihat sikap direktur saat ini.

Direktur Liu menuangkan kopi untuk James Lin, direktur sangat senang bahwa James Lin menjadi penasihat keuangan di perusahaannya, James Lin merasa kalau direktur terlalu sopan kepadanya.
Direktur mengatakan bahwa belakangan ini QK.Video ingin memperluas cakrawalanya, tapi karena keterbatasan keuangan, mereka belum mampu memperluas saham QK.Video. direktur yakin dengan sumber dan reputasi James Lin, dia yakin bahwa James Lin akan membantu mereka kaluar dari kesulitan itu.
James Lin : itu benar, ini juga alasanku datang kesini, tapi kau harus bekerja sama deganku.
Pertama James Lin ingin mengerti perusahaan ini dari posisi yang paling bawah, dia juga meminta direktur untuk merahasiakan identitas sebenarnya dari semua karyawan. Direktur heran dengan persayaratan itu dan akhirnya dia menyetujui permintaan James Lin.

Yun Duo terkejut saat mendengar kalau James Liu akan menjadi asistennya, sambil asyik makan, Guru Sun membenarkan bahwa direktur Liu yang mengatakannya sendiri “apa kau keberatan?” Yun Duo hanya benging saja. James Liu yang menjawab “aku keberatan” Guru Sun kaget dan berhenti makan.
Jmaes Lin : dengan kualifikassiku, diterima bekerja tidak mengejutkan. Kenapa kau begitu terkejut, seakan kau tidak mau kalau aku diteruma bekerja disini.
Yun Duo langsung menghadap Guru Sun dan menghentikannya makan, dia meminta Guru Sun untuk mendengarkannya dulu “bisa-bisanya kau menjadikan dia asistenku. Aku masih pemula. Kau meminta pemula untuk memimpin pemula lain? Ini tak masuk akal.
Guru Sun : YunDuo, kenapa kau sangat merepotkan? Ini mudah, apa kau mengerti? (Yun Duo hanya bengong saja) kau tidak mengerti? Memimpin pemula itu berarti, jika kau tidak menyelesaikan pekerjaanmu, dia bisa mengerjakannya. Jika dia tidak bisa mengerjakan pekerjaannya, kau bisa melakuaknnya, gimana? Sudah jelas,kan?
James Lin mengatakan bahwa penjelasan Guru Sun sangat jelas dan dia mengertui semuanya. Guru sun menganggap kalau James lin sangat pintar dan emminta Yun Duo untuk belajar darinya. Guru Sun meminta Yun Duo untuk melanjutkan obrolannya dengan James Lin, karena dia tidak mau bicara lagi dan pergi.
Yun Duo merengek “guru Sun... aku belum selesai bicara” kemudian dia menatap James Lin, dan dia membalasnya dengan cengengesan.

Qi-Ruifeng menelpon Yun Duo, dia meminta Yun Duo untuk mengirim vidie rekaman tadi, namun Yun Duo tidak memberikaannya, Qi-Ruifeng mengatakan bahwa dia hanya ingin meninjaunya, bagaimana jika videonya tidak cukup baik dan apaka dia terlihat tampat atau tidak. Dan jika itu tidak cukup baik, Qi-Ruifeng akan mengirim fotonya untuk menghalangi cuplikannya. Yangyang mendekatinya dan mendengar semua percakapan Qi-Ruifeng dan Yun  Duo di telpon.
Yun Duo meminta Qi-Ruifeng untuk tidak khawatir, karena dia akana menjaga supaya Qi-Ruifeng tetap terlihat tampan dan pamitan karena ada rapat.

Saat berbalik, Qi-Ruifeng kaget karena sudah ada Yangyang di depannya dan berkata dengan kasar “kau lihat apa? Kau tak pernah melihat seorang selebriti menerima wawancara telepon ekslusif sebelumnya?”.
Yangyang : wawancara ekslusif apanya? Aku dengan jelas melihatmu yang menelponnya dan bukan dia.
Qi-Ruifeng : kau mengupingku?
Yangyang : tidak. Semua orang yang lewat bisa mendengarmu.
Ketika Qi-Ruifeng berjalan pergi, Yangyang menghentikannya dan meminta Qi-Ruifeng untuk tidak mengganggu Yun Duo lagi, karena semua orang tahu, bahwa dia hanya menyukai Tang Yibai, tolong jangan mengganggu mereka.
Qi-Ruifeng : benarkah? Itu sulit dikatakan. Hanya karena aku tidak tulius mengejarnya. Jika kau menjadi serius, aku mungkin terkejut sendiri. Kamu tak usah mempedulikan satu Tang Yibai. Bahkan sepuluh Tang Yibai pun tak bisa mengalahkan Kharisma ku, mendapatkan Yun DUO itu gampang.
Yangyang mengatakan tidak ada gunanya bicara dengan Qi-Ruifeng dan berjalan pergi, Qi-Ruifeng menghentikannya karena dia hanya bercanda. Aku punya prinsip, aku takkan membuat masalah dengan wanita yang disukai temanku, terlebih lagi, aku tidak punya perasaan kepda Yun Duo.
Yangyang meyakinkannya “sunggu?” Qi-Ruifeng mengangguk YA. Dan Yang yang bertanya kembali “kau tidak punya perasaan sama sekali pada Yun Duo?”
Qi-Ruifeng merasa kalau Yangyang bersikap aneh belakangan ini, dia juga merasa saat bertemu Yun Duo, Yangyang sangat perhatian padanya, saat mereka menyebut nama Yun Duo, Yangyang terlihat tidak senang, dan berpikiran kalau Yangyang menyukai seseorang.
Yanyang memukulnya karena dia tidak sedang menyukai seseorang “jangan bicara sembaranga, tidak ada yang kutaksir”.
Qi-Ruifeng : kau mau? Apa mungkin benar, kau menyukai Tang Yibai?
Yangyang kaget dengan apa yang ada dipikiran Qi-Ruifeng “Hah” Qi-Ruifeng mengatakan bahwa Tang Yibai orang yang baik tapi kalian orang yang sangat berbeda. Kau penuh dengan hormo androgenik, Yibai tidak akan pernah menykaimu. Qi-Ruifeng menyarakannya untuk menyerah sebelum Yangyang jatuh cinta sugguhan kepada Tang Yibai. Yanyang memukul Qi-Ruifeng lagi karena dia tidak menyukai Tang Yibai dan berkata “aku Xian Yangyang, takkan menyukai pria bodoh seperti kalian, terutama kau...” dia langsung pergi dengan marah.

Setelah Yangyang pergi, Qi-Ruifeng berpikir jika yanyang tidak menyukai Tang Yibai, tapi kenapa dia memperlakukan Yun Duo. Qi-Ruifeng yakin kalau Yangyang merasa malu. Kemudian dia akan memperingatkan Yibai agat Yangyang tidak merebutnya. Qi-Ruifeng bingung mana yang harus dia karena mereka sama-sama temannya.

Yun Duo sedang membaca profule James Liu, James Lin juga mengatakan bahwa dirinya mendapatkan nilai bagus pada ujian masuk perguruan tingginya “bagaimana menurutmu, resumeku bagus, kan?
Yun Duo : kau dapat nias bagus pada ujian esai masuk perguruan tinggimu?
James Liu : Ya, esai bahasa inggrisku
Yun Duo melanjutkan membaca resumenya “pengalaman spesial: juara kedua dalam lomba esai sekolah daasar, penulis makalah di sekolah menengah” “kenapa kau menaruh lomba sekolah dasarmu disini?”.
James Lin : Hei, kenapa persyaratannya ribet sekali untuk menjadi asistenmu?
Yun Duo : tidak, tapi kau bilang apa tadi kepada direktur Liu agar bisa menerimamu bekerja disini?
James Lin : aku langsung bilang padanya, jika aku bisa menghasilkan uang, dan bisa bekerja apa saja.
Yuj Duo : lalu?
James lin : dia bilang, berhenti membuang-buang waktumu dan beri dia alasan yang meyakinkan.
James Lin menceritakan banyak hal konyol saat wawancara bersama Direktur Liu kepada Yun Duo, namun Yun Duo terlihat tidak percaya karena direktur bukan orang yang baik dan mudah diajak bercanda. Kemudian James Lin meminta di tempatkan di divisi renang denga alasan ingin mewawancarai Qi-Ruifeng.
Yun Duo sangat kesal dan berkata “tempat ini adalh perusahaan profesional yang menyediakan berita dan layanan melalui internet, ini bukan tempat main anak-anak! Kau bahkan bukan pegawai magang, dan aku mau menjadi reporter penuh waktu? Bagaimana kau begitu percaya diri? Masalahnya, kenapa direktur menerimamau bekerja disini?
James Lin : aku juga tidak tahu! Dan itu semua yang kukatakan padanya, dia menyuruku untuk melapor padamu.
Yun Duo masih kebingungan, James Liu cengengesan dan meminta Yun Duo untuk membimbingnya menju masa depan dan setelah itu pergi.