Advertisement
Advertisement
Episode 5 Part 2

All images credit and content copyright: MBC


Setelah James Lin pergi, Yun Duo bingung dan terus memperhatikannya yang sudah pergi jauh, Cheng Mei memperhatikan Yun Duo dari meja kerjanya, kemudian Cheng Mei menghempirinya dan bertanya “Yun Duo, apakah benar dia benar-benar di rekrut?” dengan kesal Yun Duo menjawabnya “itu benar, Direktur Liu dan Guru Sun meninggalkannya untuk menjadi asistenku” Cheng Mei terkekut.
“asistenmu? Apakah wartawan magang bahkan bisa punya asisten sekarang?”
Yun Duo : Ya kan? Kau juga berpikir tidak jelas. Kenapa pegawai magang yang tak berarti apa-apa punya seorang asisten? Dan bahkan mendapatkan orang yang aneh
Cheng Mei : Yun Duo, kedengarannya kau seperti membeci dia.
Yun Duo : aku tidak membenci dia, aku hanya berpikir dia sedikit aneh
Cheng Mei : aneh?
Yun Duo berpikir kalau Lin ZI sedikit aneh saat melakukan sesuatu sejak dia bertemu.

DI stadion renang, pelatih Wu menunjukkan waktu latihan Yibai karena latihan dia semakin memburuk. Yibai meminta pelatih WU untuk meluangkan waktunya lagi untuk melatih Yibai seperti dulu.
Pelati Wu : meluangkan waktu lagi? Yibai, biarkan aku bertanya satu pertanyaan kepadamu. Apa yang terjadi tadi? Sejang Ouyang Heng datang kemari, waktumu sudah semakin lambat. Apakah dia mengganggumu?
Yibai : tidak.
Pelatih Wu : aku tahu apa yang terjadi antara kalian berdua. Aku juga tahu, bahkan kau ingin mengalahkan dia, kan? Tapi kau bukanlah dia. Selama empat tahun ini kau belum berkompetisi. Periode ini seperti kekosongan. Menekan diri tidak akan membantu berkembang.
Yibai mengerti dengan apa yang dikatakan pelatih Wu, Yibai juga merasa kalau pelatih Wu menjadi lebih dari seperti seorang tante, dia merasa kalau pelatih WU punya waktu untuk mengomelinya, kenapa dia tidak meluangkan waktunya lagi untuk melatih.
Pelatih Wu : aku tidak mengomelimu, ini demi kebaikanmu sendiri
Yibai terus memaksa pelatih Wu untuk melatihnya kembali, pelatih Wu bersedia tapi hanya sekali ini saja, dia juga meminya Yibai untuk jaga jarak dengan Qi-Ruifeng, karena pelatih Wu merasa kalau dia menjadi sememalukan Qi-Ruifeng, Jmaes Liu ada di stadion dan memperhatikan Yibai dari jauh. Pelatih Wu pergi dan Yibai melanjutkan latihannya.

James Lin terus memperhatikan Yibai yang sedang berlatih, sepertinya dia kesal dan menyimpan dendam terhadap Yibai. Kemudian dia mengngiat masa lalunya. Saat dia sedang menyiapkan sarapan, adiknya memberitahu dia tentang berita Yibai, adiknya sangat senang karena Yibai memenangkan pertandiangnnya lagi dan meraih juara pertama lagi, sepertinya ada sesuatu dengan adiknya dan membuat James Liu kesal dengan Yibai.

Yibai selesai latihan dan berjalan menuju asaramanya, dia kaget ada James Lin di luar stadion, dia pun menyapanya dan James Liu juga sama-sama menyapa Yibai. James Liu mengatakan bahwa dirinya kebetulan lewat dan datang untuk menyapa Yibai. Dia juga mengatakan kalau adiknya (Xiao Sang) mengetahui kembali ke Tim, dia akan sangat senang. Kemduain Yibai menanyakan kabar adiknya “apakah anak kecil baik baik saja?”
James Liu mengtakan bahwa adinya baik-baik saja dan sekarang dia ada di luar negeri. Jmaes Liu juga memberitahu Yibai bahwa dirinya mulai bekerja di QK.Video mulai besok. Yibai sangat terkejut mendengarnya. James Liu mengatakan bahwa kedepannya mereka akan sering bertemu dan meminta Yibai untuk mengurus dan memperhatikannya.
Yibai : ini terlalu tiba-tiba. Pekerjaan masa lalumu sama sekali tidak berkaitan dengan ini.
James lin : ini sungguh tidak berkaitan, tapi ada seorang gadis yang membuatku tertarik pada pekerjaan ini.
James Lin menyuruh Yibai untuk segera istirahat, karena masih banyak waktu untuk mengobrol kedepannya dan dia pamit pergi. Yibai masih bingung kenapa tiba-tiba James Lin bergabung dengan QK.Video yang bahkan tidak ada kaitannya dengan karir yang sebelumnya.

James Lin melihat video Yibai saat mendapatkan mendali di kompetisi percobaan kemarin. Dia sangat kesal dan terlihat menaruh dendam pada Yibai, dia juga memastikan kalau Yibai tidak akan mendapat kesempatan untuk memulai kembali lagi, selama Xiao Sang (adiknya) menanggung semua ini sendiri. Apa ya yang membuat Jmaes Liu sangat kesal dan dendam pada Yibai dan apa yang terjadi dengan adiknya.

Di stadion renang, kedua tim sedang memulai latihan terbuka mereka, disana sudah banyak reporter yang bersiap untuk mengambil gambar dan mewawancarai mereka. Guru Sun memanggil Yun Duo untuk memperhatikan kedua cara pelatih tersebut “apakah kau lihat ada sesuatu yang mendalam?” Yun Duo tidak mengerti dengan apa yang dibicarakan Guru Sun barusan.
Kemudian Guru Sun menjelasakannya lebih luas “ini adalah pelatih Lei Sihai Universitas Beijiang, cara latihannya kuat, memaksa atlitnya mencapai maksimal dalam waktu periode yang singkat. Ini adalah cara universitas olahraga Nanyang, disamping itu adalah untuk mengurangi gaya drag sebanayk mungkin. Menggunakan teknik pasif untuk menjadi lebih kuat, menyesuaikan dengan lingkungan, lihat mereka semua” Guru Sun juga menjelsakan beberapa gaya latihan renang dari kedua tim kepada Yun Duo.
James Liu ikut bicara “beginilah, kedua tim berbeda dalam 13 gaya renang” Yun Duo masik belum mengerti dengan apa yang Guru sUn dan James Lin jelaskan. Jmaes Lin menjelaskan kembali “mereka bisa menggunakan air untuk keuntngan  mereka, sebagai gantinya untuk gaya drag. Bahkan jika jumlah gaya renang mereka lebih rendah daripada rata-rata, dengan bantuan air mereka menerima efisiensi ganda, benar kan guru Sun?” Guru Sun mengangguk Ya. Namun Yun Duo masih terlihat kebingungan.
Yun Duo : Guru Sun, lebih baik metode pelatih Yuan atau pelatih Lei?
Guru Sun : itulah kenapa mereka disini hari ini (dengan wajah kesal)
Yun Duo hanya tersenyum saja meski belum mengerti semuanya.

Pelatih Yuan datang dan memberitahu semua awak media bahwa konfersi pers akan segera dimulai, dia juga memberitahu mereka untuk segera berpindah tempat ke tempat yang dia arahkan. Semua media langsung bergegas mengikuti pelatih Wu.

Sebelum Yun Duo pergi, Guru Sun memperingatkannya untuk fokus merekam pertanyaan yang Yun Duo tanyakan saat di konfersi pers nanti. Guru Sun juga meminta Yun Duo untuk tida mengajukan banyak pertanyaan, karena jika pertanyaannya tida cukup berisi mendalam, semua wartawan akan menertawakan Yun Duo dan janagn bercanda. Yun Duo pun mengerti dengan ssemua arahan guru Sun.
Setelah guru Sun pergi, Yun Duo bertanya kepada Jmaes Lin “apakah kau mengerti? Jangan tanyakan banyak pertanyaan. Jika pertanyaanmu tidka cukup mendalam, orang lain akan menertawakanmu dan bahkan kau akan menjadi bahan candaan” James Liu mengerti dan mengikuti Yun Duo.

DI tempat konfersi pers suda banyak media yang bersiap untuk mengajukan pertanyaan mereka, Pelatih Wu dan pelatih Lei juga sudah ada disana. Qi-Ruifeng dan Yibai terlihat sedang mempraktekan gaya renang mereka. Yun Duo terlambat datang dan Guru Sun menyuruhnya untuk maju ke depan karena dia telah menyediakan tempat untuknya.
Yibai tersenyum melihat Yun Duo dan mereka sama-sama menyapa. Qi-Ruifeng kaget melihat Lin ZI dan bertanya “Yibai, bukannya itu kak Lin Zi?” Yibai belum menjawab pertanyaannya, dan dia mengingat perkataan kal Lin Zi “seorang gadis membuatku tertarik pada pekerjaan ini” Yibai mengatakan bahwa dia menlihatnya dan menyuruh Qi-Ruifeng untuk segera pergi.

Pelatih membuka konfersi pers tersebut, dia memperkenalakan dirinya dari universitas Nanyang dan pelatih Lei dan Universitas Olahraga Beijiang. Mereka sudah biasa melakukan pelatihan gabungan sebelum memulai piala mimpil, semua orang disana bertepuk tangan. Guru Sun mulai membuka pertanyaan “sebelum resmu memulai piala mimpi, apakah ini mungkin membentuk dua tim untuk memiliki kompetisi sebelumnya?”
Pelatih Lei menjawab pertanannya “Bukan, tujuan latiha gabungan adalah untuk bertukar pengalaman pelatihan daya saing masing-masing. Seperti untuk perenang tingkat tinggi, seperti Ouyang Heng dan Qi-Ruifeng, setiap kompetisi bagi mereka, membuat resiko cedera. Sebagai pelatih mereka, kita harus berhati-hati”.
Pelatih Yuan : dengan demikain, di sesi pelatihan ini, kompetisi pribadi dilarang. Jika orang-orang mengetahui menjadi bersaing, mereka akan dihukum (Qi-Ruifeng memasang muka kesal)
Pertanyaan kedua “apakah hukuman akan menjadi dikleuarkan atau penangguhan dari pertandingan?”
Pelatih Yuan : itu suatu kemungkinan.
Guru Sun : apakah ini tidak mungkin untuk membentuk kompetisi sebelumnya? Lagipula kita ingin melihat siapa yang akan menang diantara Qi-Ruifeng dan Ouyang Heng.
Qi-Ruifeng yang menjawab pertanyaan sesi ini “dalam pendapatku, aku tidka punya lawan. Lawanku satu-satunya adalah rekan tim-ku, Tang Yibai” semua kamera awak media tertuju kepada Tang Yibai.
Pertanyaan mulai bermunculan “pelatih Lei, sebagai pelatih Ouyang Heng, bagaimana menurutmu soal apa yang diaktakan Qi-Ruifeng barusan?”
James Lin : Qi-Ruifeng, jadi menurutmu Tang Yibai lebih baik dari Ouyang Heng?
Yun Duo mengingtkannya “kenapa kau bertanya sembarangan, bukannya ssudah kuberitahu seblumnya?” namun Jmaes Liu tak menghiraukannya.

Qi-Ruifeng mengatakan untuk pertanyaan ini harus Tang Yibai sendiri yang menjawabnya. Tapi dari yang aku tahum Tang Yibai tidka akan takut dengan Ouyang Heng. James Lin mengarahkan kamera dan pertanyaan langsung kepada Tang Yibai “Jadi Tang Yibai, bagaimana menurutmu soala apa yang barusan dikatakan Qi-Ruifeng?”

Semua Tim Nanyang terlihat sangat tegang begitupun dengan Yun Duo. Namun dengan tenang Yibai menjawab pertanyaan itu “sebagai atlet, aku tidak takut akan tantangan apapun”
Jmaes Liu : bisakah kau menerjemahkannya sebagai kau pasti akan mengalahkan Ouyang Heng?
Pelatih Yuang terlihat sangat panik. Kemudian Yibai menjawab “semakin kuat lawannya, semakin cepat aku akna berenang” Yun Duo meminta Jame Kin untuk menghentikan pertanyaannya.

Pelatih Yuan mengatakan bahwa latihan gabungan bukan untuk bersaing tapi untuk berlatih dan berharap semua awak media untuk tidak mempertanyakan soal kempetisi. James Lin terus melihat Yibai dengan tatapan sinis, namun Yibai membalasnya dengan senyuan yang ramah.

Semua awak media keluar dari stadion, mereka berpikir kalau berita dari latihan gabungan ini tidak layak untuk ditayangkan, tapi mereka mendapat kejutan dari Qi-Ruifeng yang menyongkong rekan satu Tim-nya yaitu Tang Yibai, tapi Tang Yibai menantang si penguasa utara yaitu Ouyang Heng “apa itu yang bukan siapa-siapa mencoba memanjat tangga popularitas?”.
Yun Duo mendengar semua yang dibicarakan awak media, dia marah kepada James Liu “situasi ini terjadi karena kau mengajukan sembarang peranyaan. Bukankah kubilang jangan bertanya sembarangan? Guru sun bicaralah padanya.
Guru Sun : Xiao Lin, apa yang terjadi sekarang? Bykan karena aku berpihak apda yun Duo, tapi mentormu bahkan tidan menanyakan apa-apa, jadi kenapa kau bertanya?
Yun Duo : benar (James Liu berusaha membela diiri namun tak diberi kesempatan bicara)
Guru Sun : tapi disaat yang sama, pertanyaan Xiao Lin sangatlah bagus. Kontennya sangat bagus.
James Lin : jadi ini akan menjadi berita utama besok. Seharusnya Tang Yibai yang bukan siapapun, dengan serampangan menantang si penguasa utara ouyang Heng, dan itu pasti akan menarik banyak perhatian.
Yun Duo : diam! Kau hanya asisten, bukan reporter. Kenapa kau menanyakan pertanyaan semacam itu. Ditambah, bukan hanay sembarangan bertanya, kau juga membuat berita utama sembarangan? (mengeluh pada Guru Sun) Guru Sun, kau tahu bahwa Tang Yibai jelas-jelas mengatakan bahwa dia tidak takut dengan tantangan, dia bukan memprovokasi Ouyang.
James Lin : aku hanya menjelaskannya sesuai dengan yang dimaksud Qi-Ruifeng. Interpretasi kata-kata Tang Yibai bukan urusanku.
Yun Duo : Guru Sun, bisakah kau menuliskan berita ini? aku yang akan menemani dan menulisnya. Aku tahu bahwa beritanya harus meledak, tapi QK.Video harus melaporkannya dengan objektif, kan? Guru Sun, kumohon, biarkan aku yang menulisnya, ya?

Di kator QK.Video, Yun Duo sedang melihat berita di internet dengan banyak komentar pedas tantang Tang Yibai, di antaranya “jauh lebih kuat dari Ouyang Heng? Dia pasti bermimpi” “kapanpun aku melihat Tang Yibai aku ingin muntah” Jmaes Liu datang dan melihat apa yang sedang dilakukan Yun Duo. Dia meminta Yun Duo untuk berhenti melihat komentar, karena semua mendukung Ouyang Heng dan membenci tang Yibai. Yun Duo sangat kesal dan tak mendengarkan perkataan James Liu, dia langsung pergi begitu saja.

Qi-Ruifeng juga melihat semua komentar pedas di berita yang kemarin, dia sangat kesal dan merasa bersalah dengan jawabannya kemarin. Sementara Tang Yibai sedang asyik olahraga di ruangan yang sama.

Kemudian Qi-Ruifeng menghampiri Yibai dan meminta maaf, Ming Tian kaget kenapa Qi-Ruifeng meminta maaf pada Yibai. Yibai mengatakan “sudah 28 kali” Qi-Ruifeng tidak mengerti “apanya yang ke 28 kali?” Yibai menghentika olahraganya dan berkata “ini yang ke 28kali nya kau meminta maaf padaku. Kau punya tujuan yang baik, kau tidka melakukan hal yang slah dan kau tidak perlu minta maaf padaku” dia kembali ke meja belajarnya dan Qi-Ruifeng pun mengikutinya.
Tang Yibai : komentar-komentar itu benar, aku memang menantang Ouyang Heng. Jika aku ingin menjadi juara, aku harus menantang lawan terkuat. Terlebih, sebagai atlet, hasilku yang akan mengatakannya.
Ming Tian : Kak Yibai, kau tidka peduli apa yang dikatakan orang tentangmu? Orang-orang berkomentar sangat kejam! Jika kau tidak percaya baca saja sendiri. Aku bertaruh, setelah kau membacabya, kau akan menangis, bukan hanya kau, bahkan leluhurmu akan merangkak dari kuburan untuk menangis.
Qi-Ruifeng marah kepada ming Tian “Ming Tian, apa kau tidak punya kamar? Kembalilah ke kamarmu” Qi-Ruifeng berbisik untuk tidak mengatakan hal itu karena kan menyakiti Yibai, Ming Tian tidak mau keluar dan memintanya untuk menganggap aklau dia tidak mengatakan apapun dan lanjut bermain game.
Tang Yibai mengatakan bahwa piala impian yang akan datang adalah hal terpenting baginya, dia merasa tidak punya waktu untuk marah, dan tidak ingin membuang-buang waktu yang tidak ada gunanya.
Qi-Ruifeng : iya, iya benar itu bagus Yibai. Di saat seperti ini, kurasa kau jauh lebih baik dariku.

Qi-Ruifeng menerima pesan dari Yun Duo, dia mengtakan kalau Tang Yibai tidak boleh tahu tentang beritanya saat ini. Qi-Ruifeng mengatakan bahwa Yibai sudah mengetahui semuanya. Yun Duo sangat kahwatir dan menanyakan keadaan Yibai saat ini “apakah dia baik-baik saja?”

Qi-Ruifeng melakukan panggilan video dengan Yun Duo, dia memberitahunya bahwa Yibai butuh membawa beberapa buku untuk memenangkan diri dan memintanya untuk melihat Yiabi di belakang.
Yun Duo : membaca buku? Menanagkan diri? Baiklah kalau begitu, apa dia marah?
Qi-Ruifeng : menurutmu bagaimana Yun Duo? Tidak apa-apa jika orang lain melemparkan naungan kepada Yibai. Tapi jika kau yang melakukanya, aku tidak akan memaafkanmu. Meskipun kita teman baik, aku tidak akan mengijinkannya, mengerti?
Yun Duo : aku akan melakukan yang terbaik untuk membersihkan nama Yibai, tapi bagaimana ku ini hanya reporter magang.
Tiba-tiba Yibai mereput ponsel Qi-Ruifeng dan mengatakna bahwa dia akan bicara dengannya diluar dan memintanya untuk menunggu sebenar. Yibai berbisik kepada Qi-Ruifeng untuk tidak melakukan apa-apa lagi, dan pergi keluar membawa ponsel Qi-Ruifeng.  Kemudian Qi-Ruifeng mengajak Ming Tia untuk mengikutinya.

Yun Duo sangat khawatir dengan Yibai, dia menanyakan kondisinya sekarang, Yibai pun mengatakan bahwa susana hatinya gak buruk, diam-diam Qi-Ruifeng dan Ming Tian memperhatikannya dari jauh.
Tang Yibai : aku benar-benar berharap seseorang bisa memberiku semangat dan menghiburku saat ini.
Yun Duo : apa yang akan membuatmu merasa lebih baik?
Yibai : ketika aku sedih, aku senang mendengarkan musik, tolong nyanyikan lagu untukku.
Yun Duo : kau ingin aku bernyanyi?
Yun Duo pun melihat sekitanya dan mulai bernyanyai “aku ingin trebang lebih tinggi, terbang lebih tinggi” mereka tertawa. Yibai mengatakan bahwa nyanyainnya bagus, tapi dia seorang perenang. Aku tidak bisa terbang tinggi. Bagaimana jika kau nanyai lagi dan katakan “berenang lebih cepat”
Yun Duo : aduh, kenapa kau bercanda denganku?
DI sisi lain, Qi-Ruifeng mengatakan kepada Ming Tian “Ming Tian, apa kau merasa kapanpun Yibai disekitar Yun Duo, dia sangat kekanak-kanakan? Bahkan lebih kekanak-kanakan dariku!
Yun Duo selesai menyanyikan lagu yang diminta Yibai, Yibai berreima kasih karena sudah membuatnya lebih baik dan tenang kembali, Yun Duo sangat senang melihat Yibai sudah mulai tenang.
Yibai meminta Yun Duo untuk melihat pertandingannya dan jangan sampai melewatkan satu pertandinganpun, lihat sendiri bagaimana dia melangkah menjadi perenang tercepat putra di dunia, kau bisa menjadi penuli ceritaku, inilah janji kita.
Di sisi lain Ouyang Heng melihatnya dan memperhatikan setiap percakapan Yibia dengan Yun Duo, dia terlihat sangat kesal.
Yun Duo meminta Yibai untuk tidak terpengaruh dengan hal lain dan fokus dalam menyiapkan kompetisinya.

 Setelah Yibai selesai melakukan panggilan video bersama Yun DO, Qi-Ruifeng dan Ming Tian langsung menghampirinya dan bertanya “apa kau telah jatuh cinta?” Yibai tidak menjawabnya dan langsung berdiri.
Qi-Ruifeng : kenapa? Ayo berikan ponselnya. Aku melihat ketika kau menelpon Yun Duo, kau bersikap berbeda.
Yibai memberikan ponselnya dan berkata “omong kosong apa yang kau bicarakan?”

Tiba-tiba Ouyang Heng memanggil Yibai dan menghampirinya, semuanya kaget dengan lkedatangan Ouyang Heng yang tiba-tiba.
Ouyang Heng : aku tidak percaya kau masih punya tenaga untuk tebar pesona sekarang.
Qi-Ruifeng : kenapa? Apa kau cemburu karena Yibia sedang jatuh cinta?
Ouyang Heng : meminta seorang gadis untuk melihatmu bertanding? Melihat apa? Melihat kekalahanmu?
Qi-Ruifeng semakin kesal, Namun Yibai tak mengatakan apapun, dia hanya menatapnya dan diam saja.